Aku
Rumik. Manusia dari Planet Jawa, dari sebuah kota kecil tak dikenal bernama
Wonogiri. Usiaku bukan persoalan. Seperti seorang Chairil, aku ingin hidup
seribu tahun lagi. Sejujurnya tentangku bukanlah hal penting untukmu. Pertanyaan
siapa, hanya akan menghasilkan sebuah nama. Tidak lebih tidak kurang. Kalau kau
tanya lebih dalam tentang siapa aku. Aku tak yakin bisa menjawabnya dengan
tepat. Sebab siapa aku, masih menjadi perdebatan dalam diriku. Aku pernah ada
pada titik percaya diri. Aku adalah aku. Tapi ketika aku mulai keluar sebuah
ruang kecil menuju bulatan besar yang sesak bernama dunia, aku mulai bertanya
lagi, siapa aku?
Dalam hidup aku pernah mengalami
berbagai hal, tapi belum semua membuatku mengerti eksistensi dari keberadaanku.
Aku merasa telah mengalami segala yang buruk dan menyakitkan, tapi ternyata
belum. Ada yang lebih sakit, ada yang lebih buruk, ada yang lebih menderita.
Hari ini, setelah terombang-ambing
dalam perdebatan diri. Setelah lama menyibukkan diri tentang bagaimana
seharusnya menggunakan ego, meletakkan empati, menentukan prioritas,
menempatkan diri, mengarahkan langkah dan bla bla bla. Aku memilih
menuliskannya. Mengabadikannya dalam kata yang semoga tidak lekas mati.
Dan ini diary pribadiku. Sesuatu yang
tak penting untukmu.
Komentar
Posting Komentar